Minggu, 05 Januari 2020

Hujan Sore

Puisiku basah kuyup
Diterjang hujan sore sampai kemalaman
Dari jauh terdengar sayup-sayup
Sepotong cinta menggigil kedinginan



Dulu itu, tiga tahun yang lalu tepatnya, dia sedang memberitahu saya bahwa dia sedang menepi di jalanan sore sebab hujan tak mau mengalah. Saya hanya tertawa sambil sesekali menautkan khawatir di pesan singkat kami. Padahal perjalanan itu hanya dua jam saja, tapi baginya seperti berjam-jam lebih. Saya ingin begitu, kedinginan sore di tepi hujan dengan perjalanan dua jam. Tentu dengan dia. Memang, Medan-Berastagi seperti perjalanan romantis yang selalu saya idam-idamkan.

Tidak ada komentar: