Kamis, 29 Mei 2014

Hiduplah Seperti Pelangi




Hidup tak boleh menipu, kan? Bagaimana kalau saya atau kamu atau dia atau mereka menipu dirinya sendiri? Berdosakah? Yang menjadi masalah adalah menipu oranglain, kalau saya menipu diri saya sendiri?

Ada seseorang yang mengatakan kepada saya bahwa terkadang kita juga perlu untuk menipu diri sendiri, terkadang kita juga perlu keluar jalur dari apa yang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Untuk apa? Saya sendiri tidak tahu untuk apa. Jangan tanya-tanya saya mengapa kita harus menipu diri sendiri. Saya hanya asal bertanya. Ah, sudah jangan dipusingkan. Kalau berbicara tentang hidup, takkan ada ujungnya, lama-lama saya lelah, terkantuk-kantuk. Saya juga lupa menanyakan alasan kepada seseorang yang sudah berbicara seperti itu kepada saya. Bodohnya saya...

Jalani saja hidup itu, tapi jangan seperti air mengalir. Kalau seperti air mengalir, yang saya takutkan arahnya ke comberan. Rela hidup ke arah comberan? Hiduplah seperti pelangi, selalu indah ketika hujan reda.

 "Nikmati saja..."