Rabu, 25 Desember 2013

Berbicara Kepada Angin

Angin menampar-nampar jilbabku
Seolah bertanya,
Di mana senyummu?
Aku mencengkram jilbabku
Seolah berkata,
Matahari masih bersembunyi

Jumat, 30 Agustus 2013

Mimpi di Tidurku

Mimpi di Tidurku
Sedang libur. Badan kurus ku hanya bisa di bawa tidur. Nyenyak terpekur, diselimuti rindu yang tak kunjung ku atur.
Dingin. Sebab jendela rela berangin-angin. Mengantarkanku ke awan mimpi, duduk dibawah rembulan bersama laki-laki yang ku rindu sejak berhari-hari.
Tahu seperti apa rasanya? Aku menjadi wanita palig bahagia sedunia. Menjadi wanita paling anggun dihadapannya.
Fajar segera naik. Mimpiku putus ditengah lirik.  Aku bangun dengan hati-hati. Ada yang tahu apa artinya ini?
Aku menemukan bunga matahari disamping bantalku dengan rapi.

Senin, 06 Mei 2013

Mengambang

 
Mengambang
Andai bisa aku mengambang
Tak dibawah tak pula terlalu diatas
Bukan terbang,hanya melayang
Antara tanah dan cakrawala

Tak Konsisten

Tenggelamkan aku
Aku harus dipapah ke depan
Tiba-tiba berbalik lagi
Aku harus terseok-seok ke depan
Tiba-tiba berbalik lagi
Aku harus jalan ke depan
Tiba-tiba berbalik lagi
Aku harus lari ke depan
Tiba-tiba berbalik lagi
Aku harus terbang ke atas
Tiba-tiba berbalik lagi
Kalau begitu, aku harus berenang ke dasar samudera
Dan takkan balik lagi
Mati

Sabtu, 23 Maret 2013

Tiga Manusia, Satu Cinta

Tiga lampu = Tiga manusia, satu cinta
Cinta harusnya memang begini
Jatuh ke dalam cerita basi
Mengguncang lara hati
Muntah setiap hari

Cinta harusnya memang begini
Diperankan oleh tiga hati
Satu yang dicintai
Dua yang mencintai

Cinta harusnya memang begini
Ada yang dipilih
Ada yang memilih
Ada yang disakiti
Ada yang tersakiti
Ada yang pergi
Ada yang tetap berdiri
Ada yang dimaki
Ada yang berbesar hati
Ada yang ditangisi
Ada yang tak peduli

Cinta harusnya memang begini
Kamu sudah memilih
Wanita yang lebih dulu kau singgahi
Aku tidak dipilih
Hati memang dipilih

Cinta harusnya memang begini
Katamu, kau ingin kembali
Kataku, aku tak ingin kembali

Cinta harusnya memang begini
Mengajarkanku untuk berbesar hati
Mengalah untuk cintanya padamu selama ini
Sadar akan diri ini
Sadar akan ketidakpantasan diri ini
Sadar akan malu pada Tuhanku Yang Maha Tinggi

Cinta harusnya memang begini
Katamu, aku lebih mengerti
Kataku, aku tak tahu diri
Tak pernah ada waktu terulang lagi
Kesempatan telah dirampas waktu silih berganti

Cinta harusnya memang begini
Tak pernah tega sendiri
Tak pernah tega meninggalkan cinta sejati


Cinta harusnya memang begini
Kamu sudah memilih
Aku bukan untuk hidupmu lagi
Dan dia ada untuk hidup dan jiwamu nanti

Cinta harusnya memang begini
Pergilah
Larilah
Terbanglah
Aku harus melanjutkan hidupku di sini
Aku tak ingin
Mati dengan membawa cintamu ke abadi

Cinta harusnya memang begini
Aku... Memang masih mencintai
Sejak setahun yang lalu kita saling mengisi
Hingga kini
Di tempatku berdiri

Cinta harusnya memang begini
Aku tahu kamu tahu
Kita sama-sama menanti
Waktu yang pertemukan dua hati
Tak akan ada lagi tiga hati
Untuk satu cinta

Senin, 18 Maret 2013

Langit-langit

Langit dan putih bajuku
Ada langit
Langit biru sepandangan mata
Menggantung jauh diatas kepala
Menggantung jauh diatas mimpi
Menggantung lama sampai ke ujung umur

Ada langit
Langit biru
Jauh kedalam hati
Meluaskan ruang-ruang kebebasan
Menghembuskan nafas lega

Ada langit
Menggantung lembar-lembar baju
Mengibaskan rambut selendang
Mengibaskan rok sutra

Ada langit
Tangan-tangan diatas kepala
Meraih awan berbusa
Tangan-tangan menggenggam
Kosong tak bernyawa

Ada langit
Langit biru dikedamaian hati
Bersama angin
Menampar-nampar wajahku

Senin, 25 Februari 2013

Basahi Hati Kita

Turun pelan-pelan
Turun pelan-pelan
Malam ini hujan
Membasahi hati kita, bersamaan
Hanya hatiku dibasahkan
Mungkin kau hanya dipercikkan

Turun pelan-pelan
Malam ini hujan
Membasahi hati kita, bersamaan
Disiram kenangan
Mengelak pergi hancur tujuan

Turun pelan-pelan
Malam ini hujan
Membasahi hati kita, bersamaan
Memelukmu dikejauhan
Merantai rindu lari berkejaran

Turun pelan-pelan
Malam ini hujan
Membasahi hati kita, bersamaan
Mengirim secarik rindu ke awan
Tak pernah terdengar keberadaan
Tak pernah tersampaikan

Bahasa Langit

Orange
Bulan tak pernah mau pergi
Bintang memaksa bercahaya berkali-kali
Langit mendung yang tak sampai hati
Hujan terjun menghampiri
Menusuk dalam-dalam tulang penyangga kaki
Malam yang hidup sepi
Sendiri tak mau diganti
Seorang wanita yang ditinggal laki-laki
Berharap Tuhan masih mau berbaik hati
Mengabulkan rindu yang tak pernah bertepi
Matahari berjingkat pergi
Pun siang pergi
Diganti senja yang berlari-lari
Bersemangat temani si wanita lily
Senja tahu persis akibat mendahului hari
Malam datang tanpa diberi
Si wanita lily meraung sepuas hati
Tak mau berhenti
Hingga akal dan diri
Hilang dari mata angin yang fiktif
Tapi satu selalu menerangi kelopak si wanita lily
:: Hati yang selalu ada menemani, menunggu si pria kembali dengan pelukan sehangat mentari pagi.

Sabtu, 12 Januari 2013

Perempuan Pantai


Perempuan cantik, menjelma sebagai perempuan pantai. Warna tubuh sama dengan manusia, hampir tidak pernah terlihat. Rambut hitam panjang yang tergerai begitu saja, semakin menambah keindahan pandangan mata. Ia menjelma perempuan pantai, sebab ada yang sedari dulu ia tunggu. Cintanya kepada ombak lautan biru. Dulu ia memeluk rapat-rapat ombak biru, lalu terlepas dari hatinya. Kini, ia hanya ingin malaikat tahu, bahwa cinta yang dia punya tak bisa terkalahkan.

Selasa, 01 Januari 2013